Cara McDonald’s meningkatkan Upselling dengan Digital Signage

Ada tiga jenis pelanggan di restoran cepat saji: mereka yang hanya menginginkan yang sudah dicoba dan ngangeni atau mereka yang selalu menginginkan sesuatu yang baru. Di sinilah Restoran Cepat Saji mengambil risiko ketika mereka memperkenalkan item menu baru. Ini bisa jadi hit besar atau sebuah kegagalan.

Masalah terbesar adalah membuat pelanggan mencoba item baru, karena beberapa pelanggan mungkin ragu-ragu atau mereka tidak melihat daya tarik item pada item tersebut. Salah satu McDonald’s yang saya kunjungi baru-baru ini menemukan cara sederhana dan efektif untuk mendorong item baru dengan Digital Signage nya.

McDonald’s ini menampilkan Digital Signage luar ruangan dengan dua area konten. Sebagian besar konten Digital Signage menampilkan menu itu sendiri tetapi di sudut kiri bawah ada bagian konfirmasi pesanan, yang menampilkan pesanan pelanggan kembali kepada mereka bersama dengan penyesuaian dan harga akhir. Namun, bagian konfirmasi khusus ini juga menampilkan pesan yang berbeda bahkan sebelum pelanggan memulai pesanan mereka.

Dikatakan, “Jika kami tidak bertanya tentang sandwich ayam kami, itu gratis pada kunjungan Anda berikutnya!” Ini adalah referensi untuk sandwich ayam renyah dan pedas yang merupakan menu barunya, upaya Mc D untuk bersaing dengan Burger King dan Popeyes di ranah sandwich ayam. Di Mc D, para karyawan tampak sedang on script karena karyawan tersebut langsung menanyakan apakah saya ingin mencoba barang tersebut.

Baca Juga : Produk Aplikasi untuk Sekolah dimasa Pandemi

Ada kejeniusan tertentu dalam taktik periklanan ini. Mari kita coba Breakdown. Pertama-tama, papan menu jelas menampilkan sandwich ayam di bagian depan dan tengah, tetapi beberapa pelanggan bahkan mungkin tidak melihat menu jika mereka sudah tahu apa yang mereka dapatkan. Satu-satunya hal yang akan mereka lihat adalah layar konfirmasi menu karena berada tepat di depan jendela mobil Anda, jadi ini berfungsi sebagai penguat sekunder untuk item tersebut.

Kedua, papan menu menyajikan kesempatan untuk makanan gratis, yang akan ditolak oleh beberapa pelanggan. Itu membuat mereka menjadi pendengar aktif untuk memastikan bahwa karyawan menyebutkannya atau tidak.

Ketiga, ini berfungsi sebagai program pelatihan yang baik bagi karyawan karena pelanggan sendiri akan mengingatkan karyawan jika mereka lupa.

Akhirnya, papan menu ini menyajikan ajakan bertindak yang jelas, baik untuk kembali untuk sandwich ayam gratis atau mencoba sandwich sendiri.

McDonald’s menyelesaikan semua ini dengan satu kalimat di sudut kiri bawah papan menunya. Ini adalah bukti bahwa konten signage digital tidak harus mewah atau rumit untuk menjadi efektif. Itu hanya harus menarik perhatian pemirsa dan memiliki ajakan bertindak yang jelas. Lakukan dua hal ini dan signage Anda jauh lebih mungkin berhasil.

Untuk melihat produk Kiosk & Digital signage lebih lengkap, bisa hubungi kami via Whatsapp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Ada yang Bisa Kami Bantu ?
Hallo
Ada yang bisa Kami Bantu ?