4 Cara KiosK Digital Mengubah Proses Check-In Pasien

Bukan rahasia lagi bahwa teknologi telah merevolusi layanan kesehatan seperti yang kita ketahui sekarang ini. Perawatan baru sedang muncul, penyakit sedang disembuhkan, robot digunakan untuk prosedur pembedahan, dan berkat telemedicine, pasien sekarang dapat benar-benar berinteraksi dengan dokter dari kenyamanan rumah mereka sendiri. Teknologi di bidang perawatan kesehatan tidak hanya terbatas pada laboratorium penelitian, ruang operasi dan ruang ujian. Ini mengubah seluruh pengalaman pasien – dimulai dengan proses check-in.

Seperti halnya proses check-in, sebagian besar pasien menganggap proses check-in kesehatan tidak menyenangkan – menghubungkannya dengan antrean panjang dan harus menyebutkan informasi mereka berulang-ulang. Namun, tidak peduli seberapa membosankan prosesnya, memeriksa adalah tugas yang tidak dapat dihindari untuk mengunjungi penyedia layanan kesehatan, bukan?

Meskipun benar bahwa pasien harus selalu menggunakan beberapa sistem untuk memberi tahu penyedia mereka tentang kedatangan mereka, menyelesaikan dokumen yang diperlukan dan membuat janji di masa depan, mereka tidak harus mengambil rute tradisional. Kiosk check-in pasien swalayan dengan cepat muncul sebagai solusi efisien, tanpa pengawasan untuk kesengsaraan check-in pasien. Yang terbaik dari semua, kemampuan kiosk check-in pasien swalayan jauh melampaui menciptakan waktu tunggu yang lebih pendek.

Meningkatkan Efisiensi
Waktu tunggu yang lama tentu saja merupakan salah satu kekurangan paling signifikan dari proses check-in tradisional. Kiosk check-in pasien swalayan tidak hanya mengurangi waktu tunggu untuk pasien, tetapi juga memungkinkan para profesional kesehatan yang sebelumnya bertanggung jawab atas proses check-in untuk mengalihkan waktu dan perhatian mereka ke tugas-tugas lain sambil tetap tersedia untuk menjawab pertanyaan atau bantuan mereka yang mungkin memerlukan bantuan tambahan – secara efektif meningkatkan efisiensi fasilitas secara keseluruhan.

Memberikan Akses Yang Aman
Selain memungkinkan pasien untuk check-in untuk janji temu mereka, kiosk check-in pasien dapat diintegrasikan dengan kantor back-end penyedia dan sistem manajemen catatan medis elektronik. Integrasi ini memungkinkan pasien untuk secara aman memperbarui informasi pribadi mereka, mengakses catatan kesehatan, menyegarkan ingatan mereka dari segala arah dari penyedia mereka dan membuat catatan tentang setiap janji tindak lanjut di masa depan – semua dari kiosk.

Meningkatkan Pengalaman Pasien
Dengan memanfaatkan kiosk check-in pasien, profesional kesehatan dapat secara signifikan mengurangi jumlah waktu dan fokus yang dihabiskan untuk tugas-tugas administrasi di muka. Melakukan hal itu memungkinkan penyedia layanan untuk lebih memusatkan perhatian mereka pada pasien mereka dan kebutuhan kesehatan mereka yang unik – meningkatkan pengalaman pasien mereka.

Mempromosikan Aksesibilitas Yang Sesuai
Sementara penerapan teknologi baru biasanya menimbulkan pertanyaan tentang aksesibilitas, kios check-in pasien dapat dirancang untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika mengenai batasan ketinggian, penglihatan, dan pendengaran. Mematuhi pedoman ini memastikan bahwa pasien dengan spektrum beragam kemampuan dapat mengakses dan memanfaatkan layanan yang ditawarkan oleh kiosk check-in.

Ketika kiosk check-in pasien menemukan jalan mereka ke fasilitas perawatan kesehatan dan rumah sakit di seluruh negeri, mereka meningkatkan efisiensi, memberikan akses yang aman ke informasi pasien, dan meningkatkan pengalaman pasien secara keseluruhan melalui solusi swalayan yang serba bisa dan dapat diakses. Dari check-in hingga check-out, tidak dapat disangkal bahwa teknologi telah dan akan terus merevolusi dan mengubah bidang perawatan kesehatan.

Anfo Media Informatikaperusahaan yang bergerak dibidang produksi mesin KiosK Digital Signage sudah lebih dari 5 tahun.. percayakan kepada kami dalam pembuatan mesin KiosK. Sudah tersebar di berbagai kota dan daerah di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *